Uangsakti’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

HARTA DAN SHODAQOH

Ditulis oleh uangsakti di/pada November 15, 2008

HARTA DAN SHODAQOH

oleh : A NILUL M

Hadis Qudsi yang diriwayatkan oleh Ubay ibnu Ka’ab yang artinya: Seandainya anak adam meminta harta sepenuh lembah, lalu Aku (Allah) memberinya, tentulah ia (manusia) minta lembah yang kedua. Dan seandainya dia meminta lembah yang kedua dan Aku (Allah) memberinya, niscaya ia meminta lembah yang ketiga. Dan tiada yang dapat memenuhi perut anak adam selain tanah. Dan Allah menerima tobat orang yang bertobat kepada-Nya. Dan sesungguhnya wanita yang beragama yang hanif menurut penilaian Allah ialah wanita yang bukan musyrik dan bukan Yahudi serta bukan pula Nasrani. Dan barang siapa yang melakukan suatu kebaikan, maka Dia (Allah) tidak akan mengingkarinya. (Dikutip dari Tafsir Ibnu Kasir Juz 30 hal 479)

Hadis Qudsi diatas menerangkan tentang kerakusan manusia, kematian, tobat, agama yang hanif, Yahudi dan Nasrani. Secara lahiriah manusia memang tamak bahkan kikir. Dalam surat ke seratus ayat delapan dan surat ke tujuh belas ayat seratus diterangkan sebagai berikut:

Dan sesungguhnya dia (manusia) sangat bakhil karena cintanya kepada harta (QS Al-Aadiyaat (100) – 8)

Dan adalah manusia sangatlah kikir (QS Al-Israa’ (17) – 100)

Manusia akan selalu butuh dan butuh akan selalu kurang dan kurang dan selalu tidak merasa puas dengan harta yang diperolehnya sampai kembali kepada tanah atau sampai kematian menjemputnya. Dan kalau kematian sudah datang, maka baru manusia menyadari penyesalannya seperti yang disebutkan dalam firman Allah dalam surat Al-Munaafiquun (63) ayat 10 seperti dibawah ini.

Artinya: Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (QS 63 ayat 10).

Setelah kematian datang baru manusia menyadari dan menyesal dan bahkan mohon kepada Allah agar menangguhkan kematiannya supaya dapat bersedekah dan termasuk orang-orang yang saleh. Menurut ayat di atas berarti sedekah/shodaqoh adalah wajib, dan sejalan dengan ayat lain yang dijelaskan dalam surat Ibrahim (14) ayat 31.

Artinya: Katakanlah kepada hamba-hamba-ku yang telah beriman: “Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezki yang kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan. (QS 14 ayat 31).

Pertanyaannya sekarang bagaimana dengan ibadah Shodaqoh kita sudahkah dilaksanakan dengan baik? Sudahkah disalurkan dengan tepat sasaran? Ataukah kita termasuk orang-orang yang lalai dalam bershodaqoh? Mari kita intropeksi diri dengan masuk ke dalam islam secara keseluruhan (QS 2 ayat 208). Di dalam bershodaqoh terkadang kita sering berpuas diri karena merasa telah banyak menafkahkan rezeki yang telah diterima dari Allah. Contohnya bahwa kita merasa telah banyak memberi kepada orang yang meminta-minta di pinggir jalan, diperempatan trafik lead/lampu merah atau kita telah banyak memberi kepada pembangunan masjid-masjid ataupun panti asuhan yang juga banyak minta sumbangan di pinggir jalan??.

Namun marilah kita berhitung andai kata kita sebagai seorang pegawai swasta yang setiap harinya berangkat kerja dengan melewati beberapa perempatan yang disitu ada orang peminta-minta dan memberinya lima ratus rupiah setiap orang dan katakanlah ada tiga perempatan yang dilalui berarti si pegawai swasta dalam satu hari mengeluarkan seribu lima ratus rupiah, dalam satu bulan bila dianggap 25 kali memberi berarti Rp. 37.500. Kalau setahun berarti Rp. 450.000. Uang Rp. 450.000 adalah cukup banyak apabila disalurkan dengan benar. Mari kita tengok kembali Al-Qur’an kepada siapa sebetulnya shodaqoh harus diberikan, dalam Surat Al-baqarah (2) ayat 215 disebutkan:

Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: ”Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. ”Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. (QS: 2 ayat 215).

Menurut ayat di atas ada lima kelompok yang berhak diberi shodaqoh yang disebut pertama dan kedua adalah Ibu-Bapak dan kaum kerabat. Pertanyaannya sudahkah ibu-bapak kita dan kaum kerabat kita mendapat shodaqoh kita?? Mari kita bantu orang tua kita Bapak-Ibu kita jangan sampai terlantar jangan sampai kelaparan dan mari kita bantu kaum kerabat kita saudara dekat kita, baru setelah itu kita bantu para peminta-minta yang ada dijalanan. Jangan kita terus merasa sudah banyak bersodaqoh telah banyak diberikan kepada para peminta-minta tetapi orang tua kita, kaum kerabat kita terlupakan dan terabaikan. Syukur apabila Bapak-Ibu dan kaum kerabat telah kita shodaqoh-i dan juga para peminta-minta juga kita perhatikan. Karena insyaAllah apabila shodaqoh, zakat, dan infak yang kita berikan telah sesuai maka kemiskinan tidak akan ada dimuka bumi ini. Nabi SAW bersabda melalui hadis masyhur riwayat Imam Ashbahani yang artinya:

”Sesungguhnya Allah SWT telah mewajibkan atas hartawan (orang kaya) muslim suatu kewajiban zakat yang dapat menanggulangi kemiskinan. Tidak mungkin terjadi seorang fakir menderita kelaparan atau kekurangan sandang kecuali dikarenakan kebakhilan hartawan muslim. Ingatlah, Allah SWT akan melakukan perhitungan yang teliti serta meminta pertanggung jawaban mereka, lalu akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih.” (Dikutip dari Buku tentang Zakat, Infak, sedekah Karangan KH. Didin Hafidhudin hal 16).

Mari kita nafkahkan sebagian harta yang telah biberikan oleh Allah kepada kita dengan benar sesuai tuntunan dan ajaran islam.


$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$

INVESTASI YANG SEMAKIN BERKEMBANG………


Kami tidak menjanjikan anda untuk gagal, karena kegagalan adalah factor anda sendiri, maka mulailah bersemangat untuk berbisnis di internet bersama kami dan JADIKAN INTERNET sebagai MESIN PENCETAK UANG anda, yang saya sendiri telah buktikan, maka saya juga menganjurkan anda untuk segera bergabung!!!

INFO LENGKAP KLIK…… :

http://uangsakti.wordpress.com

http://www.tugu-monas.com/?info=uangsakti

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Ciptakan Mesin Uang……

Ditulis oleh uangsakti di/pada September 15, 2008

Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »

Hello world!

Ditulis oleh uangsakti di/pada September 12, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »